• Beranda
  • Redaksi
Krusial Online
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekonomi/Bisnis
  • Hukum/Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Pertanian
  • Lifestyle
  • Travel
  • Sport
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekonomi/Bisnis
  • Hukum/Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Pertanian
  • Lifestyle
  • Travel
  • Sport
No Result
View All Result
Krusial Online
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Merasa Diabaikan, Korban Penipuan Online Akan Laporkan Oknum Penyidik Polres Bangkalan ke Propam Polda Jatim

by Krusial Online
04/07/2025
in Hukum/Kriminal
0

Eko Budianto korban penipuan jual beli sepeda motor online yang sudah melaporkan kasus itu Polres Bangkalan.

0
SHARES
48
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

KRUSIAL.online, BANGKALAN – Tiga bulan sudah Eko Budianto menanti keadilan. Sejak melaporkan kasus penipuan jual beli motor secara online yang menimpanya pada April lalu, tak sedikit harapan ia gantungkan pada institusi penegak hukum. Namun, yang ia dapat justru kekecewaan yang semakin mengakar.

Eko, warga Bangkalan yang menjadi korban penipuan hingga merugi puluhan juta rupiah, kini memilih angkat bicara. Dengan suara bergetar menahan emosi, ia menyatakan kesiapannya untuk melaporkan salah satu oknum penyidik Polres Bangkalan ke Bidang Propam Polda Jawa Timur. Alasannya sederhana namun menyesakkan: perkara yang ia laporkan seperti tidak digubris, bahkan nyaris tak berjalan.

“Sudah saya serahkan semua bukti—transfer, chat, semuanya lengkap. Tapi sampai hari ini, tidak ada kejelasan. Saya merasa dipinggirkan,” tutur Eko saat ditemui wartawan, Kamis (3/7/2025).

Dalam rentang tiga bulan sejak laporan dibuat, hanya satu kali ia menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP). Setelah itu, sunyi. Tak ada panggilan, tak ada penjelasan. Setiap kali Eko mencoba mencari tahu, ia hanya mendapat jawaban normatif, tanpa kepastian.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Saya selalu bertanya, tapi seperti dianggap angin lalu. Seolah-olah laporan saya tidak penting,” tambahnya, kecewa.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kasus yang menimpa Eko bukan sekadar soal uang. Bagi pria paruh baya ini, uang puluhan juta yang hilang adalah hasil kerja keras yang dikumpulkan sedikit demi sedikit. Rasa kecewa yang ia rasakan kini bercampur dengan ketidakpercayaan terhadap aparat penegak hukum yang menurutnya tidak serius menangani laporan masyarakat kecil.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Saya bukan orang penting, mungkin itu sebabnya laporan saya diabaikan. Tapi saya punya hak atas keadilan. Kalau tidak ditanggapi, saya akan bawa ini ke Propam. Biar ada pengawasan dari atas,” ujarnya tegas.

Langkah Eko untuk melapor ke Propam bukan untuk mencari sensasi, melainkan bentuk kepedulian agar kasus serupa tidak menimpa warga lainnya. Ia mengaku khawatir jika pembiaran ini terus terjadi, maka kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian akan semakin luntur.

Sementara itu, IPDA Eko Kurniawan, Kanit Tindak Pidana Ekonomi (Tipidek) Satreskrim Polres Bangkalan yang menangani kasus ini, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat permintaan data kepada BRI Cabang Bangkalan guna melacak identitas pelaku melalui nomor rekening yang digunakan dalam transaksi.

“Kami sudah layangkan surat ke BRI, mas. Tapi sampai sekarang belum ada balasan dari pihak bank,” jelasnya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, tanpa respons dari BRI, langkah penyelidikan tidak dapat dilanjutkan secara maksimal. Ia menambahkan, komunikasi dengan pihak perbankan memang kerap memakan waktu dan harus dilakukan secara tertulis.

“Biasanya pihak bank membalas secara resmi, tapi sampai hari ini kami belum menerima surat balasan apapun,” pungkasnya.

Keterangan ini tak sepenuhnya menenangkan Eko. Ia mengaku heran mengapa proses klarifikasi ke bank bisa memakan waktu hingga berbulan-bulan tanpa kepastian. Ia pun berharap agar atasan penyidik bersangkutan bisa melakukan evaluasi dan memastikan bahwa setiap laporan warga, sekecil apapun, tetap mendapatkan perhatian yang layak.

ADVERTISEMENT

Kini Eko masih menanti, di antara keraguan dan harapan. Ia menanti surat yang tak kunjung datang, penjelasan yang tak kunjung diberikan, dan tindakan yang tak kunjung diambil. Namun satu hal yang pasti, ia telah bersiap membawa suara keadilannya ke level yang lebih tinggi. Bukan demi dirinya semata, tapi demi masyarakat kecil lainnya yang mungkin mengalami nasib serupa.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Penulis : Jamal
Editor : A Hairuddin

Tags: Jual beli onlineKasus penipuanPolres Bangkalan
ShareTweetSend
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tekan Peredaran Gelap Narkotika, Lapas Kelas I Tanggerang Tes Urine Warga Binaan dan Petugas

Next Post

Kapolres Sumedang Berikan Tips Agar Tidak Menjadi Target Wartawan Gadungan

Next Post

Kapolres Sumedang Berikan Tips Agar Tidak Menjadi Target Wartawan Gadungan

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Diduga “Ngelos” Sambungan Listrik, PLN Periksa Rumah Cabup Bangkalan Nomor Urut 2

08/10/2024

Resahkan Warga, Khayangan Residence Tarik Retribusi Sampah Langgar Perbup Bangkalan

01/02/2023

Diisukan Berpasangan Dengan Ra Mamak, Kades Ketapang Daya : Berangan-angan Aja Tak Pantas

03/05/2022

DLH Bangkalan Ancam Cabut Izin Lingkungan Khayangan Residence

06/02/2023
Bobol ATM Nasabah Miliaran Rupiah, Warga Ukraina Terancam Hukuman Berat

Bobol ATM Nasabah Miliaran Rupiah, Warga Ukraina Terancam Hukuman Berat

0

Bela Teman Dituduh Pelakor, Wanita Ini Malah Dibogem Suami

0

Tak Penuhi Syarat Administrasi, Seleksi Calon Dirut PT GSM Terpaksa Diperpanjang

0

Inilah Menu Berbuka Puasa yang Pas Bagi Penderita Asam Lambung

0
Konsep Otomatis

Belajar Bertani Modern di Balik Tembok Lapas, Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang Tekuni Budidaya Hidroponik

06/03/2026
Konsep Otomatis

Tampil Percaya Diri, Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang Ikuti Lomba Semarak Ramadhan 1447 H

05/03/2026
Konsep Otomatis

Jejak Pengabdian, Semangat Berkelanjutan: Lapas Kelas I Tangerang Gelar Apel Kenaikan Pangkat dan Pelepasan Purnabakti

05/03/2026
Konsep Otomatis

Sengketa Tanah Berlarut Larut, Tombak Abdullah Ancam Laporkan Azis ke Polisi

03/03/2026

Recent News

Konsep Otomatis

Belajar Bertani Modern di Balik Tembok Lapas, Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang Tekuni Budidaya Hidroponik

06/03/2026
1
Konsep Otomatis

Tampil Percaya Diri, Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang Ikuti Lomba Semarak Ramadhan 1447 H

05/03/2026
2
Konsep Otomatis

Jejak Pengabdian, Semangat Berkelanjutan: Lapas Kelas I Tangerang Gelar Apel Kenaikan Pangkat dan Pelepasan Purnabakti

05/03/2026
3
Konsep Otomatis

Sengketa Tanah Berlarut Larut, Tombak Abdullah Ancam Laporkan Azis ke Polisi

03/03/2026
213

ADVERTISEMENT

Krusial.Online - Berita dan Informasi Penting & Krusial
"Membaca Dengan Hati"

Follow Us

Browse by Category

  • Budaya
  • Ekonomi/Bisnis
  • Hukum/Kriminal
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • Politik
  • Sport
  • Travel
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Konsep Otomatis

Belajar Bertani Modern di Balik Tembok Lapas, Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang Tekuni Budidaya Hidroponik

06/03/2026
Konsep Otomatis

Tampil Percaya Diri, Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang Ikuti Lomba Semarak Ramadhan 1447 H

05/03/2026
  • Beranda
  • Redaksi

© 2022 Krusial.Online - Berita & Informasi Penting | Supported by Masansoft.com.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekonomi/Bisnis
  • Hukum/Kriminal
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Pertanian
  • Lifestyle
  • Travel
  • Sport

© 2022 Krusial.Online - Berita & Informasi Penting | Supported by Masansoft.com.